Selasa, 22 April 2014


WANITA YANG TANGGUH

 Senja di sini berbeda dengan senja di rumahku.
Padahal langit sama birunya, tetapi jingganya memiliki makna tersendiri di tempat ini.
Dahulu aku selalu belajar melupakanmu di sini, dan lari dari kesedihan.




Tetapi sekarang waktu berbalik.
Entah mengapa benar kata Kahlil Gibran bahwa kita menginginkan saat2 yang ganjil itu kembali !

Kita mencoba untuk menjangkau kembali saat2 indah itu,

tetapi kita sadar tak akan mungkin !
dan aku hanya fokus kepada senja di atas hijaunya sawah dan di bawah sepinya langit.
  
aku merasa sendiri di saat keramaian datang, aku ingin tegar walau sakit dirasakan ingin’ku  menyapa setiap pagi’ku dengan senyuman agar  mereka tau aku selaLu tegar dihadapannya  ;-)

Kisah cinta itu aku sendiri yang menulisnya !
Allah telah memberikan kita pena khusus dan kita bisa menggores cerita dengannya.

Tetapi jangan lupa !
Allah juga punya penghapus, dimana jikalau Dia tdk suka dengan apa yang kita tulis, Dia bebas menghapusnya !

Maka berhati-hatilah di dlm menulis naskah cintamu,, ~_~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar